Daerah  

Korwil, SPPG Padang Matinggi Lestari Konfirmasi Roti Berjamur, Evaluasi dan Laporan Sudah Dilakukan Menunggu Petunjuk Pusat

Padangsidimpuan,
//portaldumuttabagsel.com||- Roti berjamur dan tidak layak konsumsi telah menarik perhatian publik. Roti yang terlihat memiliki bagian dengan warna berbeda dikabarkan beredar di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) kawasan Padang Matinggi.

Ketika dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp pada Senin (2/3/2026), Korwil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jl. Imam Bonjol Gg. Swadaya No. 17 Kelurahan Padang Matinggi Lestari membenarkan adanya dugaan roti berjamur yang tidak layak konsumsi, Ia Membetulkan. “Saat ini sudah kita evaluasi, sudah kita laporkan juga ke pusat dan kita sedang menunggu petunjuk dari pusat,” ungkapnya.

Ditanya mengenai alasan roti yang diduga berjamur bisa lolos dari pantauan ahli gizi saat supplier memasukan makanan tersebut, korwil menjawab, “Untuk itu masih kita gali terus informasi. Mudah-mudahan secepatnya dapat hasilnya.”

Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Juknis Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlaku, pihak SPPG seharusnya melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan penyortiran kualitas sebelum menerima bahan baku dari supplier. Seluruh proses mulai dari penerimaan, penyortiran, penyucian, penyimpanan, produksi, pemaketan hingga pendistribusian wajib mengikuti sistem IN/OUT sesuai aturan resmi. Narasi pihak korwil yang menyebutkan akan menggali informasi terkait supplier dinilai tidak logis dan menunjukkan adanya kesimpangsiuran prosedur di SPPG jajaran Korwil Padangsidimpuan.

Sebelumnya, Masyarakat Padangsidimpuan Roni Nasution ketika ditemui di jalan kenanga di salah satu cafe menyampaikan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian khusus dari berbagai pihak. “Pemerintah Kota Padangsidimpuan, DPRD Kota Padangsidimpuan, Polres Kota Padangsidimpuan, dan Dinas Pendidikan jangan hanya diamkan namun ini harus ditindak tegas dan diberi sanksi terhadap Kepala SPPG dan ahli gizi yang terkait,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *