Daerah  

Bupati : Copot Segera Dua Oknum Pejabat Disdik Tapsel Terkait Pelaksanaan Proyek Fisk Tahun 2025 Diduga Asal – Asalan Kerja

Tapanuli Selatan,
//portalsumuttabagsel.com||- Kinerja dua oknum pejabat di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) berinisial CGM dan BSB, patut menuai kritik dan dipertanyakkan terkait kinerjanya.

Pasalnya kedua oknum pejabat ini diduga asal – asalan dalam bekerja. Sebab banyaknya sorotan terkait kinerja mereka belakangan ini. Khususnya dalam tahap pelaksanaan proyek fisik di dinas tersebut diduga tidak profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai ASN.

Seperti, termaktub dalam undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatur tugas dan fungsi ASN.yaitu:

– Pelaksana Kebijakan Publik, ASN bertanggung jawab menerapkan regulasi, program, dan kebijakan pemerintah.

– Pelayan Publik, ASN memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat, seperti administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan perizinan.

– Perekat dan Pemersatu Bangsa, ASN menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Dan Tugas ASN meliputi:
– Perencanaan ASN merencanakan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional.

– Pelaksanaan, ASN melaksanakan kebijakan dan pelayanan publik secara profesional.

– Pengawasan, ASN mengawasi penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional.

Berdasarkan undang – undang tersebut, patut diduga kedua oknum pejabat ini mengkangkanginya. Pantas diduga berdampak pada pelaksanaan pembangunan proyek fisik di disdik Tapsel pada tahun anggaran 2025 ini, diduga kedua oknum pejabat ini lalai dalam pengawasan pembangunan.

Dimana sesuai amatan langsung dilapangan, Rabu (19/11/2025), ditemukan adanya bangunan pendidikan di Sekolah Dasar, terlihat baru selesai dikerjakan dinding sudah mengalami retak – retak dan lantai keramik sudah ada yang rusak,padahal bangunan pendidikan itu belum ditempati, serta bangunan pondasi pagar sekolah dasar diduga asal jadi, Rabu (19/11/2025), yang lalu.

Hal ini dikatakan Saparuddin Hasibuan, Pemerhati kinerja Pemerintah yang juga aktivis LSM Gerakan Pengawal Amanat Reformasi (Gempar), Minggu (21/12/2025). Untuk itu Dia meminta dengan tegas supaya Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, mencopot kedua oknum pejabat disdik ini dari jabatannya. Karena kedua oknum ini diduga gagal dalam Bagusi lingkup pendidikan.

“Pak Bupati copot segera kedua oknum pejabat disdik Tapsel ini dari jabatannya. Jangan karena ulah mereka kinerja bapak tercoreng. Padahal bapak betul – betul untuk membangun Bagusi pembangunan disegala lini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *