Mandailing Natal,
//portalsumuttabagsel.com||- Seekor Harimau Sumatera remaja ditemukan terperangkap jerat babi di salah satu kebun warga di Aek Nalomlom Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, (Sumut).
Kejadian itu diketahui pada Jumat (19/5/2023) sekira pukul 14.00 WIB, Pj Kades Pastap Julu melaporkan kejadian tersebut kepada Camat Tambangan Muslih bahwa di kebun milik Dembak Nasution telah ditemukan seekor HS yang sedang terperangkap jerat babi.
Diketahui, berat Harimau Sumatera itu sekitaran 70 – 90 Kilogram dengan panjang 1 meter diluar ekor dan tinggi sekitaran 80 cm. Kondisinya lemas dan terjebak di jeratan babi yang dipasang Dembak Nasution.
Camat Tambangan Muslih mengatakan, setelah mendapatkan laporan warga spontan dia langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah 8 dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut untuk berkoordinasi intens mengenai peristiwa itu.
Dia menjelaskan, keesokan harinya tim BKSDA Sumut yang dipimpin Kabid BKSDA Wilayah III Padangsidimpuan Bapak Hermanto S langsung terjun untuk melakukan evakuasi terhadap HS yang sedang terperangkap jeratan.
“Besoknya, tim BKSDA Sumut langsung melakukan evakuasi dengan membius HS hingga dimasukkan ke kerangkeng,” ungkap Muslih.
Kemudian, HS langsung dibawa ke Kantor Kehutanan yang berada di Aek Galoga, Panyabungan. Dan akan dirawat di Kantor Kehutanan hingga sembuh.
“HS telah dievakuasi tim BKSDA Sumut dibantu sejumlah warga dan saat ini sudah berada di Kantor Kehutanan Aek Galoga. Rencananya dirawat disitu,” kata Camat Tambangan.
Sementara itu, Muslih telah mengumumkan kepada masyarakat di Desa Pastap Julu bahwa telah bisa kembali beraktifitas seperti biasanya dan agar tetap selalu berkoordinasi jika ada sesuatu hal yang terjadi di wilayah itu.(Erik)












